REVIEW WEBINAR ICTESS 3
Hallooo semua!!!!
Selamat datang kembali di blogku..
Apa kabar? Baik kan? Aku harapkalian semua dalam keadaan sehat walafiat sebagai mana sebelumnya.
Hari ini saya akan mereview acara webinar ICTESS yang saya ikuti beberapa waktu yang lalu.
Acara ini diisi oleh pembicara dari berbagai macam negara yang sudah pasti hebat. Di antaranya H. E. Y. Kristiarto S. Legowo (Ambassador of Republic of Indonesia to Commonwealth of Australia), Prof. Ts. Dr. Burharuddin (Universiti Teknikal Malaysia Melaka), Prof. Takuya Sugahatra, Ph.D (Ehime University, Japan), Assoc. Prof. Dr. Chin Min Lin (National Taichung Institute of Technology, Taiwan) dan masih banyak lagi.
A. Pembahasan pertama, tentang “Global Security and Global Cooperation in a Changing World”
I. Dikatakan bahwa saat ini pandemi covid-19 sangat mempengaruhi dunia, seperti kegiatan kita sehari-hari, cara kita bekerja, cara kerja diplomasi saat ini.
II. Persaingan kekuatan yang hebat bergantung pada : politik, keamanan dan ekonominya
III. Tantangan keamanan non tradisional meliputi :
- Crime
- Religion
- Cyber terrorism
- Warfare
- dll
IV. Politik Luar Negeri Indonesia meliputi :
- Kedaulatan NKRI
- Perlindungan WNI
- Diplomasi Ekonomi
- Peran Internasional
B. Pembahasan kedua yang disampaikan oleh Prof. Ts. Dr. Burharuddin tentang strategi memitigasi resiko ekonomi industri kecil dan menengah selama pandemi covid-19
I. Pengenalan mengenai Covid-19
Covid-19 teridentifikasi pertama kali pada Desember 2019 di Wuhan, China. Pandemi covid-19 yang berlangsung disebabkan oleh Virus Corona, yaitu sindrom pernapasan akut yang parah. Virus ini menyebar lewat udara ketika orang-orang berdekatan satu sama lain dengan waktu yang cukup lama melalui tetesan kecil, saat seseorang yang terinfeksi bernafas, batuk, bersin, bernyanyi atau berbicara.
II. Seberapa bahaya Virus Corona ?
Meskipun pada sebagian orang hanya menyebabkan penyakit ringan, hal tersebut dapat menyebabkan beberapa orang mengalami sakit yang parah, dan dapat berakibat fatal. Orang tua dan beberapa orang yang memiliki riwayat penyakit sebelumnya menjadi lebih rentan terkena virus ini.
III. Dampak Covid-19 terhadap ekonomi dan bisnis
Komunitas bisnis sangat terdampak dalam ekonomi global di masa pandemi saat ini. Setiap perusahaan perlu mengidentifikasi masalah yang berdampak pada keuangan perusahaan. Setiap perusahaan harus membuat strategi untuk mengatasi masalah keuangan dalam masa pandemi covid.
IV. Strategi bisnis dalam menghadapi pandemi Covid-19:
- Meninjau kembali strategi dalam menghadapi krisis dan membuat sebuah rencana yang berkesinambungan tepat waktu
- Mengevaluasi manajemen rantai pasokan
- Menggunakan analisa skenario
- Tidak melupakan resiko lainnya
- Komunikasikan dengan benar
C. Pembahasan ketiga oleh Prof. Takuya Sugahara, Ph.D tentang evaluasi fungsi rempah-rempah dalam kesehatan melalui kerjasama global antara Indonesia dan Jepang
Dikatakan bahwa rempah-rempah dan herbal memiliki manfaat kesehatan yang kuat. Penggunaan rempah-rempah sangat penting sepanjang sejarah. Banyak rempah-rempah yang terkenal karena khasiat pengobatannya, jauh sebelum digunakan sebagai kuliner. Ilmu pengetahuan modern saat ini telah menunjukkan bahwa banyak rempah-rempah memang membawa manfaat kesehatan yang luar biasa. Secara empiriskita mengetahui manfaat rempah-rempah untuk kesehatan. Namun, evaluasi ilmiah terhadap fungsi kesehatan mereka tidaklah cukup.
D. Pembahasan keempat dari Assoc. Prof Chin Min Lin tentang pengalaman magang mahasiswa.
Kementerian Pendidikan (Taiwan) mendorong perguruan tinggi/universitas dalam negeri untuk mengirim mahasiswa belajar ke luar negeri/magang.
I. Program Pertukaran Ilmiah :
- Memilih dan mengirim siswa berprestasi untuk belajar di luar negeri
- Memilih dan mengirim siswa berprestasi dengan penghasilan rendah ke luar negeri untuk belajar
II. Mewujudkan impian melalui program magang di luar negeri
Menggunakan jalur program kerjasama internasional untuk memilih dan mengirim pelajar kepada perusahaan asing untuk bekerja
Sekolah direkomendasikan untuk mengatur lembaga magang mereka sendiri dan merencanakan area magang
III. Hasilnya = Siswa yang memiliki pemahaman yang lebih baik tentang gaya hidup dan latar belakang setiap negara di masa depan.
E. Assessing Relevance and Responsiveness of Education in Global Age disampaikan oleh Dr. Shielilo Amiham (University of Perpetual Help, Philippines)
I. Tujuan pembangunan berkelanjutan:
- Tidak adanya kemiskinan
- Tidak adanya kelaparan
- Kesehatan dan kesejahteraan yang baik
- Pendidikan yang berkualitas
- Kesetaraan gender
- dll
II. Masyarakat rentan terhadap pandemi (ketahanan dalam bidang pendidikan):
- Education, siswa, orangtua dan fakultas
- Crime, angka terus meningkat sekalipun ada tindakan karantina
- Mental health, lonjakan kasus kesehatan mental
- Technology and communication, perhatian etis dan miskomunikasi
- Social media, getaran negatif dan kehidupan sosial
III. Relevansi dan daya tanggap pendidikan di era global :
- Multicultural education
- Sea-TFC
- Quality of service during pandemic
- Self teaching
F. Pendidikan menjadi kunci kelangsungan ekonomi dalam abad 21
Pendidikan adalah proses dimana seseorang memperoleh ilmu pengetahuan, keterampilan, kebiasaan, nilai atau sikap.
I. Pilar pendidikan dan keterampilan di abad 21 : know, do, live together, be
II. Keterampilan yang harus dimiliki di abad ke 21 :
- Critical Thinking
- Creativity
- Collaboration
- Communication

Comments
Post a Comment